![]() |
|
||||
|
Cara buat rumpon...
Ada sedikit inpo dari milis tetangga, manatahu bermanfaat...
Bahan-bahan : 1. 50 Lembar daun Kelapa 2. 30 Batang Kedondong 3. 8 Batang Bambu 4. Tali Tambang 50 meter 5. Tali rajut 1 gulung 6. Busa Plontang 2 buah 7. Batu kali secukupnya sebagai pemberat Cara Kerja : Bambu dirakit menjadi sebuah kotak / kubus besar. Bila sudah jadi, sekeliling kubus bagian dalam dan luar di ikatkan batang kedondong sampai penuh. Setelah itu di timpa lagi oleh daun kelapa di bagian yang sama. Apabila sudah terisi penuh, mulailah merakit tali tambang sesuai dengan kedalaman. Tambang tersebut di ikatkan di seluruh bagian kubus. Jangan lupa lebihkan sedikit untuk mencapai ke permukaan. Setelah ikatan merata, barulah merakit batu sebagai pemberat hingga kubus bisa sampai ke dasar. Batu dianyam dengan tali rajut agar tidak terlepas atau tergeser apabila arus kencang, pastinya dengan jumlah batu yang agak banyak juga. Apabila batu sudah selesai, ambillah tali tambang yang paling ujung atau yang akan naik ke permukaan. Ikatkanlah ujung tali tambang tersebut dengan Plontang yang sudah disiapkan. Bahan plontang bisa dari busa, box bekas, derigen, atau yang bahan yang bisa mengambang. Plontang ini berguna untuk tanda rumpon diatas permukaan air. Barulah Rumpon buatan sendiri siap diturunkan ke dasar laut. ( Guna menghindari nelayan yang nakal seperti Jaring Gardan dan yang lainnya yang sering memutuskan Plontang, lebih baik masukkan posisi rumpon dalam koordinat GPS. Apabila suatu saat plontang di putus, kita tinggal mencocokkan posisi rumpon dengan koordinat & dapat melihat posisi rumpon dibawah laut dengan bantuan FishFinder / DepthSounder ) Hati-hati saat penurunan Rumpon tersebut. Terutama bagi yang merakit di atas kapal seperti yang saya lakukan kemarin. Ada baiknya perhitungkan arus dan arah angin terlebih dahulu, agar kapal tidak terkena gesekan / benturan dari rumpon tersebut, mengingat beratnya yang lumayan. Dan yang paling penting harus ada penyeimbang pada waktu rumpon diturunkan. Jangan sampai kapal yang kita tumpangi, terbawa miring oleh Rumpon karena berat yang terlalu over, sehingga menyebabkan kapal juga ikut miring bahkan sampai terbalik. Dengan pembuatan rumpon seperti ini, sesuai dengan pengalaman yang sudah saya lakukan beberapa tahun terakhir, dalam waktu 2 minggu rumpon sudah dapat di panen. Ikan yang pertama naik adalah kawanan Selar, Como, Kembung, Tengkek & Tongkol. Berselang 1 bulan barulah mulai kawanan Kakap Merah, Jenaha, Kuwe bahkan Tenggiri dapat dipancingi di rumpon tersebut. Belum lagi ikan laut lainnya... Pada musim baratan tahun kemarin, saya pesta ikan KAPMER di 3 titik rumpon yang saya buat di kawasan P1000. Semoga tahun ini bisa terulang kembali. Kejadian menarik pada saat penurunan rumpon ini adalah beberapa kali ikan Marlin besar lompat di seputaran kapal dan juga ikan Kuwe / GT ukuran besar ikut lompat di depan kapal dan terus berulang-ulang. Akankah menjadi pertanda baik bagi Spot ini...???? Yang pastinya saya akan mengajak teman-teman Angler untuk kembali Trip Bareng di kawasan P 1000. Undangan saya akan buat resmi di Fishy Trip. Tentunya kita akan panen Rumpon ini dalam waktu dekat. * yang mau nambahin / koreksi, silahken... ** atau silahken meluncur ke tkp - http://hkti.org/2011/08/29/rumpon-se...-ikan-pelagis/
__________________
mohon maaf jika ada salah2 kata... salam hormat, yo2k Last edited by yo2k.acn : 22-12-2011 at 12:15 PM. Reason: .. |
|
|||||||||||||||||||||||||||
Sekarang udah musim angin utara baru nyadar mau bikin rumpon,...telat mas, musti nunggu setelah angin utara lewat Kok ndak pernah percaya dg yg udah experience ![]() |
|||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||
![]() |
|||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||
). nanti klw mancing bareng saya, saya ajak ke sana...![]() |
|||||||||||||||||||||||||||