Batamfishing

Go Back   Batamfishing > Fishing Discussion > Ngobrol OOT - OUT OF TOPIC
Daftar Forum FAQ Members List Calendar Mark Forums Read

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1 (permalink)  
Old 29-07-2011, 10:42 AM
rendra's Avatar
Global Moderator
 
Join Date: Nov 2008
Posts: 1,356
rendra is a jewel in the rough
Ayah… maaf boleh aku beli waktumu ?

diantara tugas-tugas terberat yang kita rasakan sebagai Ayah dan Ibu adalah bekerjasama untuk mendidik Anak SECARA LANGSUNG agar anak-anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholihah, menampilkan keteladanan yang baik selama bersama mereka, memberikan perhatian dan waktu yang cukup untuk mereka, menemani belajar dan bermain mereka , serta mengantar tidur mereka dengan cerita indah penuh hikmah. Inilah kisah untuk kita renungkan bersama bagi kita yang masih berprinsip ‘ waktu adalah uang ‘.

Seperti biasa Rudi, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di

Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Imron,

putra pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia

nampaknya sudah menunggu cukup lama akan kedatangan ayahnya pulang kerja.

"Kok, belum tidur?" sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya, Imron memang

sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke

kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Imron

menjawab, "Aku nunggu Ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji

Ayah?"

"Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah? Mau minta uang lagi, ya?"

"Ah, enggak. Pengen tahu aja."

"Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan

dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja.

Jadi, gaji Ayah dalam satu bulan berapa, hayo?"

Imron berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara

ayahnya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Rudi beranjak menuju

kamar untuk berganti pakaian, Imron berlari mengikutinya.

"Kalau satu hari ayah dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam

ayah digaji Rp 40.000,- dong," katanya.

"Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, bobok," perintah Rudi.

Tetapi Imron tak beranjak. Sambil menyaksikan ayahnya berganti pakaian,

Imron kembali bertanya, "Ayah, aku boleh pinjam uang Rp 5.000,- nggak?"

"Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini?

Ayah capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah."

"Tapi, Ayah..."

Kesabaran Rudi habis. "Ayah bilang tidur!" hardiknya mengejutkan Imron. Anak

kecil itu pun berbalik menuju kamarnya. Usai mandi, Rudi nampak menyesali

hardikannya. Ia pun menengok Imron di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu

belum tidur. Imron didapatinya sedang terisak-isak pelan sambil memegang

uang Rp 15.000,- di tangannya.

Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Rudi berkata, "Maafkan

Ayah, Nak. Ayah sayang sama Imron. Buat apa sih minta uang malam-malam

begini? Kalau mau beli mainan, besok' kan bisa. Jangankan Rp 5.000,- lebih

dari itu pun ayah kasih."

"Ayah, aku nggak minta uang. Aku pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah

menabung lagi dari uang jajan selama satu minggu ini."

"Iya,iya, tapi buat apa?" tanya Rudi lembut.

"Aku menunggu Ayah dari jam 8. Aku mau ajak Ayah main ular tangga. Tiga

puluh menit saja. Ibu sering bilang kalau waktu Ayah itu sangat berharga.

Jadi, aku mau beli waktu ayah. Aku buka tabunganku, ada Rp 15.000,-. Tapi

karena Ayah bilang satu jam Ayah dibayar Rp 40.000,-, maka setengah jam

harus Rp 20.000,-. Duit tabunganku kurang Rp 5.000,-. Makanya aku mau pinjam

dari Ayah," kata Imron polos.

Rudi terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat, air matanya mengalir deras, menyesali segala ketidakberdayaannya.
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #2 (permalink)  
Old 29-07-2011, 07:10 PM
toto's Avatar
Brilliant Fisher
 
Join Date: Sep 2008
Location: batam center
Posts: 471
toto is an unknown quantity at this point
terimakasih mas...........memang kebahagiaan bukan hanya dengan materi, tapi perhatian sekecil apapun disela kesibukan kita adalah sesuatu yg tidak bisa diukur dengan materi apapun,
kadang kita lupa bergelut dengan waktu demi pundi2 materi namun kita lupa untuk siapa kita cari....? untuk keluarga juga....tapi kita malah mengabaikan keluarga disaat kita berusaha untuk mereka.....
terima kasih atas pencerahannya mas semoga kita bisa saling mengingatkan antar sesama
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
  #3 (permalink)  
Old 11-08-2011, 11:29 AM
@fdly's Avatar
Excellent Fishing
 
Join Date: Feb 2011
Posts: 126
@fdly is an unknown quantity at this point
Terharu...Om, boleh kah saya sadur cerita diatas untuk di sebarkan kepada teman teman yang berkeluarga. Atas izinnya trims banget..
__________________
Katrol, Joran, Kail bisa dibeli, Tarikan ikan tak ternilai harganya..
Digg this Post!Add Post to del.icio.usBookmark Post in TechnoratiFurl this Post!
Reply With Quote
Reply


Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

vB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 11:37 PM.


Lukisan - Galeri Lukisan - Lukisan Murah - Lukisan Termurah - Lukisan Hotel - Lukisan Abstrak
Powered by vBulletin® Version 3.6.4
Copyright ©2000 - 2012, Jelsoft Enterprises Ltd.
Search Engine Friendly URLs by vBSEO 3.1.0 ©2007, Crawlability, Inc.
Komunitas Mancing Batam