![]() |
|
|||
|
Kisah legenda ( mitos seputar mancing 2 )
Cerita ini legenda dari P. blkg Padang - P. Sambu dan sekitarnya.
Ada suatu daerah di perbatasan Indonesia - Sin yg dinamakan bukit berantai. Konon dahulu kala, Singapura diserang pasukan ikan Todak. Banyak nelayan yg tewas bergelimpangan satu persatu tertusuk moncong todak. Para penguasa dan ulama tdk mampu berbuat apa, hanya pasrah kpd Sang Maha Kuasa. Tak terhitung nyawa terenggut sia-sia. Sampai dua kakak beradik mengajukan ide briliant, membuat benteng pertahanan dari pelepah pisang, di tumpuk disepanjang tepi pantai. Bayangkan, serangan ikan todak dpt ditaklukkan dgn pelepah pohon pisang. Melihat keberhasilan itu, muncul keserakahan sang perdana menteri. Para ulama dipanggil dan dia berkata : "Wahai ulama, tak pikirkah engkau,masih kecil saja mrk sdh pandai membuat strategi perang, kelak besar nanti keduanya akan merebut kekuasaan!". "Tapi mereka tdk meminta imbalan apa2, wahai perdana menteri" sahut para ulama. "jangan engkau lekas percaya omongan anak kecil. Percayalah padaku!, mereka berencana merebut negeri ini!": sahut sang perdana menteri. |
|
|||
|
( lanjutan )
Para ulama termakan hasutan :"Lalu apa yg harus kita lakukan ?, mereka telah berjasa bagi negeri ini ?"
"Tangkap!, belenggu kedua tangan mereka dgn rantai, lalu tenggelamkan ke dasar laut!" perintah sang perdana menteri. .................. Stlh tragedi ini, muncul batu2 yg diyakini jelmaan tubuh kedua bocah yg ditenggelamkan. Kutukan pun dijatuhkan...setiap kali melintasi Batu Berantai, dilarang membawa kue kria ( kue donat ), sebab kue itu berbentuk gelang2 yg jk disambungkan menyerupai rantai. Jika melanggar, kedua bocah itu akan marah lantaran dianggap mengejek mereka...akibatnya, kapalpun bakal celaka.. ................. Kisah larangan pertamakali didengar dari penjual ayam penyet di Blkg padang, tanpa tau dasar legenda... Kedua kali didengar dari Tekong P. Sambu, wlaupun dengan cerita yg singkat.. Kemudian, cerita itu kembali dibaca dlm buku : Pesan dari Sambu ( A Based on True Story Novel ) karya Tasmi P.S ( kelahiran P. Sambu ), penerbit Hikmah |
|
|||||||||||||||||||||||||||
pesan moralnya : Jgn pernah serakah dan hargai kebenaran walau datangnya melalui anak kecil pesan "tak" bermoralnya : Jangan bawa J-Co donut kalau mancing ke sana...Mahal..apalagi makan sendiri/nggak bagi2..bisa kualat..he.he ![]() Tapi mmg blm pernah popping disana Mas...mgkn GTnya ada..tapi yg jelas, baracuda nya yg pernah dapat...kalau yg sering dapat..KETARAP |
|||||||||||||||||||||||||||