Batamfishing

Batamfishing (http://www.batamfishing.com/)
-   Fishing Techniques (http://www.batamfishing.com/fishing-techniques/)
-   -   Info : Teknik Mancing Cumi..... (http://www.batamfishing.com/fishing-techniques/416-info-teknik-mancing-cumi.html)

Ichang 04-02-2009 11:18 AM

Info : Teknik Mancing Cumi.....
 
Daripada di"omelin" sama mbak Kei, saya coba reposting tips berikut......

Terus terang saya belum mahir untuk mancing cumi, masih dalam taraf belajar sampai sekarang. Ini coba saya sampaikan hal ikhwal mengenai teknik mancing cumi, disarikan dari salah satu situs mancing cumi yang ada. Jika ada pertanyaan seputar dunia mancing cumi akan saya jawab semampunya, atau bisa ke sumbernya langsung.

==============================================

PERTANYAAN MENDASAR SEPUTAR MANCING CUMI

1. Teknik mancing apa yang digunakan untuk menangkap cumi
2. Bagaimana cara memilih umpan capela/udang2an
3. Bagaimana teknik “lempar & gulung” umpan capela
4. Dimana lokasi untuk menangkap cumi
5. Kapan waktu & iklim terbaik untuk mancing cumi
6. Kapan waktu kalender bulan terbaik untuk mancing cumi
7. Tangkap & lepas – apakah cumi akan tetap hidup
8. Bagaimanakah cara terbaik untuk mematikan cumi secara manusiawi
9. Apa beda antara cumi dengan sotong
10. Dimana membeli umpan capela/udang2an
11. Berapa “batas tangkap” untuk cumi


Teknik mancing apa yang digunakan untuk menangkap cumi

Cumi dipancing dengan menggunakan 2 jenis umpan :
- Umpan buatan
- Tusukan cumi

Umpan buatan atau “udang2an“ sering terlihat seperti udang. Kadang2 terlihat seperti ikan kecil. Lihat contoh dibawah.


Tusukan cumi sebaliknya agak berbeda. Badan buatan yang seperti udang digantikan dengan sebuah besi/metal panjang sederhana. Ikan mati/hidup ditusukkan masuk kedalam dan dikunci dengan kawat atau senar pancing.

Tusukan cumi (liat dibawah) pada umumnya digunakan secara pasif dibawah sebuah pelampung. Udang2an biasanya dilempar & digulung menggunakan sebuah joran pancing.


Mancing cumi menggunakan umpan capela/udang2an merupakan cara yang paling menyenangkan untuk menangkap cumi. Juga lebih praktis karena tidak membutuhkan umpan yang berbau amis ikan.


Bagaimana cara memilih umpan capela/udang2an

Banyak pilihan warna untuk umpan capela yang digunakan, tergantung situasi & kondisi cuaca serta lokasi tempat mancing. Beberapa komentar yang sering terlontar :

“Saya akan menyarankan untuk menggunakan capela kecil warna Pink, ukuran 2.0 adalah favorit saya”. “Pink adalah warna keberuntungan saya tapi paling sering digunakan mincing saat malam. Warna favorit saya berikutnya adalah Oranye” .

“Saya pernah diberitahukan bahwa capela warna Biru dan Hijau adalah warna terbaik yang digunakan saat musim dingin dimana capela warna Pink dan Oranye adalah yang terbaik digunakan saat musim panas (ingat : tidak ada musim dingin di Indonesia. Ini kondisi 4 musim di benua Eropa). Beberapa capela bersinar di kegelapan (Glow In The Dark – GID) dan mereka memiliki penggemarnya sendiri. Saya tidak mempunyai banyak keberuntungan dengan capela GID ini”.

Beberapa capela memiliki mata pancing extra di tengah badannya. Capela “berduri” ini kelihatannya dapat berfungsi dengan baik. Bagaimanapun, Yo-Zuri (pabrikan capela terkenal) berpendapat bahwa “duri“ ini hanya akan menakuti cumi yang tenang dan menghasilkan tingkat penangkapan yang berkurang.


Bagaimana teknik “lempar & gulung” umpan capela

Beberapa komentar dari pemancing cumi :
“Saya suka menggunakan sebuah joran panjang dengan senar pancing ukuran 8-10 pounds. Jika capela anda cukup berat untuk menyelam sampai ke dasar laut kurang dari 10 detik, ikan capela langsung ke senar. Jika capela membutuhkan waktu yang sangat lama untuk tenggelam (jenis capela yang mengapung), maka gunakan timah pemberat sekitar 1 meter dari ujung senar yang dihubungkan dengan capela“.

“Lempar capela sejauh mungkin dan biarkan tenggelam sebentar. Jika ada cumi kecil di sekitarnya, mereka akan sangat penasaran untuk datang mendekat kepada umpan yang dilempar. Umumnya cumi yang berukuran lebih besar lebih banyak terdapat di lokasi yang lebih dalam“.

“Berikan beberapa sentakan pendek pada capela untuk mendapatkan perhatian dari cumi yang ada di sekitarnya. Jika anda mancing dibawah sorotan lampu yang terang, anda akan dapat melihat cumi mendekati capela. Jika seekor cumi mendekati capela dengan kecepatan tinggi, ini artinya sang cumi “tergila-gila“ dengan capela anda dan kemungkinan besar akan mencengkeram capela. Bersiaplah! Segera setelah anda melihat sang cumi mencengkeram capela, anda harus menggentak secara perlahan agar mata pancing tersangkut kemudian gulunglah reel secara perlahan sampai cumi mendekat ke jaring serok anda. Jangan biarkan senar kendur.... kalau tidak maka anda akan kehilangan cumi buruan! Saya rekomendasikan untuk menggunakan jaring serok karena seringkali cumi hanya terkait pada satu tentakelnya dan secepatnya anda berusaha untuk mengangkat mereka dari atas permukaan air mereka akan lepas dari capela. Saya harus akui walau bagaimanapun, seringkali saya tidak mau repot untuk membawa jaring serok dan hanya mengharapkan yang terbaik/keberuntungan. Untuk cumi yang berukuran sangat besar, saya kadang2 menepikannya dan mengambilnya dengan mencengkeram di bagian belakang kepalanya. Kemudian saya angkat dari atas permukaan air dengan tangan. Cara ini kelihatannya oke tapi hati2 jangan sampai tergigit oleh sang cumi!“

“Semoga sang cumi akan melepaskan tinta hitamnya didalam air tapi anda harus sangat berhati2 menangani cumi karena sepertinya tinta mereka tidak ada habis2nya.“

“Jika cumi tidak tergila-gila dengan capela anda, maka anda harus bekerja lebih extra lagi untuk menangkap mereka! Setelah melempar capela, berikan hentakan pendek beberapa kali lalu gulung senar selambat mungkin. Jika seekor cumi mendekat secara perlahan, anda dapat mencoba beberapa hal berikut :
- Biarkan capela tenggelam secara perlahan sampai cumi mencengkeramnya
- Berikan sebuah hentakan pendek pada capela dan tetap gulung senar secara perlahan

Jika cumi terlihat tidak bernafsu samasekali, anda kadang2 dapat membuat mereka bernafsu/tertarik dengan sebuah gulungan cepat yang berirama. Jika anda dapat membuat cumi mendekati capela secara cepat, maka peluang anda untuk berhasil akan semakin meningkat. Kadangkala gerakan menghentak hanya akan menakuti cumi, maka anda harus memperhatikan sang cumi dengan seksama untuk melihat reaksinya terhadap capela”.

“Seringkali cumi akan mengikuti capela dan menggapainya pada detik2 terakhir saat capela akan diangkat dari atas air. Jika sekelompok cumi mengikuti capela anda, maka peluang anda akan semakin baik karena persaingan ketat diantara mereka akan membuat cumi mencengkeram capela. Saya mendapatkan bahwa kadang2 seekor cumi pemalu akan lebih berupaya untuk mencengkeram sebuah capela jika capela digulung melewati suatu lokasi terang menuju suatu lokasi yang samar/gelap. Hal ini dapat terjadi jika memancing di atas suatu dermaga pada malam hari dibawah lampu penerangan buatan/lampu sorot. Lampu dermaga menerangi air mungkin sekitar 2 meter menjauh dari dermaga. Biasanya, air yang terdapat dibawah tiang dermaga dalam kondisi gelap. Arahkan capela menuju lokasi gelap ini dan seekor cumi pemalu kemungkinan besar akan memutuskan bahwa inilah saat terbaik untuk menyerang capela”.

“Cumi seringkali mengetes capela dengan menyentuhnya secara lembut/perlahan. Mereka sering melakukan ini dengan pertama kali mengejar capela dan berenang mensejajarinya. Mereka sering menggunakan tentakel mereka yang panjang untuk merasakan capela tapi tidak sesungguhnya mencengkeramnya. Saya sering mencoba (dengan tingkat keberhasilan yang kecil) untuk menggentaknya ketika cumi menyentuh capela. Kelihatannya, kalau cumi tidak benar2 “menginginkan” capela anda, maka anda akan frustasi mencoba untuk menangkap cumi pemalu ini”.


Dimana lokasi untuk menangkap cumi

Anda dapat mencobanya di suatu dermaga lokal, dari atas perahu atau dari karang2 pinggir pantai laut. Hindari memancing di lokasi dengan arus yang sangat deras karena cumi biasanya tidak bermain di lokasi seperti ini. Dasar laut harus memiliki gugusan rumput laut atau karang sebagai tempat berlindung cumi. Idealnya air laut harus berwarna cerah/bening, ada sedikit angin (angin darat bukan angin laut) dan kedalaman laut berkisar antara 2-6 meter. Jika mancing di atas dermaga, perhatikan bekas tinta (dari cumi) di lantai dermaga. Bekas tinta ini menunjukkan bahwa anda telah menemukan lokasi yang tepat untuk mancing cumi“.

“Saya lebih suka memancing dari karang pinggir laut karena saya tidak memiliki sebuah perahu. Saya pikir mancing dari atas perahu adalah yang terbaik. Sebuah perahu memberikan anda kesempatan untuk dapat menjangkau lokasi2 sulit dari gugusan karang sehingga akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Saya tidak lagi menyukai mancing dari atas dermaga karena terlalu banyak yang mancing sehingga terlalu mengganggu/bising dan saya pikir cuminya lebih pandai/curiga. Cumi yang curiga cenderung mengejar capela tapi tidak mau mencengkeramnya! Kecurigaan ini kemungkinan besar disebabkan oleh terlalu seringnya dipancing dan ratusan capela yang mereka lihat setiap hari! Saya tidak terlalu yakin. Yang saya tahu, bahwa cumi di lokasi yang lebih sulit untuk menjangkaunya akan lebih agresif dan lebih mudah untuk ditangkap“.


Kapan waktu & iklim terbaik untuk mancing cumi

Menurut Yo-Zuri, waktu terbaik untuk mancing cumi adalah saat pagi hari ( jam 6.00 – 9.00) dan menjelang malam (jam 18.00 – 21.00). “Saya sudah pernah mendapatkan hasil perolehan cumi terbaik dan terbesar pada pagi hari. Tapi saya biasanya malas dan hanya mancing cumi saat siang hari. Usahakan untuk mencapai lokasi saat matahari terbit dan mancing selama dua atau tiga jam jika anda tidak semalas saya!” Di karang2 tempat saya, cumi baru akan datang sekitar 20 menit sebelum gelap”.

Jika anda mancing di lokasi dengan lampu penerangan buatan seperti dermaga atau pelabuhan, maka anda harus mancing sepanjang malam! Cumi akan tertarik dengan sinar lampu yang terang. Mancinglah pada lokasi dermaga yang paling terang.

Waktu terbaik adalah pada musim semi dan musim panas (catatan : hanya untuk di Eropa yang terdapat 4 musim).“ Saya mendapatkan bahwa cumi cenderung kurang aktif jika kondisi terlalu dingin“.

“Kelihatannya mancing saat pasang tinggi adalah waktu yang paling produktif. Walaupun secara pribadi saya percaya bahwa kondisi cuaca dan kualitas air pada saat kita mancing adalah lebih penting dari pada teori pasang surut yang ada“.


Kapan waktu kalender bulan terbaik untuk mancing cumi

Apakah kalender bulan berpengaruh? Menurut nelayan komersil yang berburu cumi jarum/sotong, mereka mendapatkan hasil terbaik sekitar awal bulan (bulan baru). Cumi akan lebih mudah tertarik dengan cahaya lampu yang terang dari perahu pancing jika tidak ada bulan yang akan menarik perhatian mereka. Langit mendung cenderung menghalangi cahaya bulan dan ini juga dapat membantu meningkatkan frekuensi penangkapan.


Tangkap & lepas – apakah cumi akan tetap hidup

Jika anda secepatnya melepaskan cumi yang tidak diinginkan dan mengurangi waktu penanganannya (kurang dari 30 detik) maka cumi akan memiliki kesempatan untuk hidup yang lebih besar.


Bagaimanakah cara terbaik untuk mematikan cumi secara manusiawi

Cara terbaik untuk membinasakan seekor cumi salah satunya adalah dengan teknik “anastesi air dingin”. Setelah cumi diperoleh langsung masukkan kedalam tempat yang berisi es/air es sehingga sel sarafnya akan beku terlebih dahulu sebelum akhirnya cumi mati secara perlahan2.

Cara lainnya adalah dengan menggunakan alat yang khusus dibuat untuk membunuh cumi dengan cepat dan manusiawi (lihat foto terlampir).


Caranya adalah dengan memasukkan ujung alat tersebut kedalam mulut cumi sekitar 4-5 cm lalu putar alatnya kekiri atau kekanan. Ini akan mematikan cumi dengan cepat.

Alat lain yang dapat digunakan adalah seperti terlampir termasuk cara penggunaannya.




Apa beda antara cumi dengan sotong

Cumi/Semampar/Cumi Karang/Cumi Batu/Thorax (Cuttlefish)


Sotong/Cumi Jarum/Giant Humboldt (Calamari)



Dimana membeli umpan capela/udang2an

Capela dapat diperoleh di hampir semua toko pancing yang ada khususnya yang menjual peralatan pancing laut. Harganya bervariasi tergantung kualitasnya (ketahanan terhadap karat, keseimbangan horizontal dll) juga tergantung kepada penampilan fisik capela bagi pemancing. Capela dapat juga diperoleh melalui media online/internet seperti eBay, dll.


Berapa “batas tangkap” untuk cumi

Batas tangkap (bag limit) dan ukuran tangkap (size limit) biasanya berubah2 tergantung situasi dan kondisi wilayah setempat.

Batas Tangkap di Amerika :
Washington State – http://wdfw.wa.gov" ." .
Rhode Island – http://www.dem.ri.gov" ." .
California – http://www.dfg.ca.gov" ." .

Batas Tangkap di Australia :


Batas Tangkap di Indonesia : TIDAK ADA….!!!


Batam, 17 Januari 2009
Ichang - Rafac Batam

(Disarikan dari squidfish.net – Australia)

gomi 02-03-2009 09:17 AM

Menurut Yo-Zuri, waktu terbaik untuk mancing cumi adalah saat pagi hari ( jam 6.00 – 9.00) dan menjelang malam (jam 18.00 – 21.00). “Saya sudah pernah mendapatkan hasil perolehan cumi terbaik dan terbesar pada pagi hari. Tapi saya biasanya malas dan hanya mancing cumi saat siang hari. Usahakan untuk mencapai lokasi saat matahari terbit dan mancing selama dua atau tiga jam jika anda tidak semalas saya!” Di karang2 tempat saya, cumi baru akan datang sekitar 20 menit sebelum gelap”.


Bro Mod..kalo boleh tau..dimana lokasi karangnya?? hehehe...bagi2 spot dong bro Mod..thanks

Ichang 04-03-2009 07:34 AM

Hahaha......
 
Quote:

Originally Posted by gomi (Post 3888)
.....Bro Mod..kalo boleh tau..dimana lokasi karangnya?? hehehe...bagi2 spot dong bro Mod..thanks

Hahaha......bos,

Itu semua kutipan dari website di luar negeri, bukan di tempat kita. Saya juga sampe sekarang masih dalam tahap eksplorasi spot2 potensial untuk nyumi, belon nemu spot yang "sempurna" untuk casting dari pinggir pantai yang punya kontur/karakter ideal untuk habibat cumi (semampar-cumi karang khususnya). Beberapa lokasi cukup potensial untuk casting dari pinggir (KTM Resort - Sekupang, Punggur, Kabil dll) cuma kendalanya cuma 1 : arus laut Batam yang kaya' orang maen layangan, hahaha...... Mudah2an bisa dapet lokasi yang "perfecto" yang terlindung dari arus deras, sekarang (kaya'nye) udah ada temen jalan si Grandongfish yang mulai agak keracunan nyumi, kekekek.... Kita bareng2 explore spot nyumi di Batam kapan2 yah?

Salam cemot :Peace: ,

eco5800 06-03-2009 09:05 AM

Quote:

Originally Posted by Ichang (Post 3777)
Daripada di"omelin" sama mbak Kei, saya coba reposting tips berikut......

Terus terang saya belum mahir untuk mancing cumi, masih dalam taraf belajar sampai sekarang. Ini coba saya sampaikan hal ikhwal mengenai teknik mancing cumi, disarikan dari salah satu situs mancing cumi yang ada. Jika ada pertanyaan seputar dunia mancing cumi akan saya jawab semampunya, atau bisa ke sumbernya langsung.

==============================================

PERTANYAAN MENDASAR SEPUTAR MANCING CUMI

1. Teknik mancing apa yang digunakan untuk menangkap cumi
2. Bagaimana cara memilih umpan capela/udang2an
3. Bagaimana teknik “lempar & gulung” umpan capela
4. Dimana lokasi untuk menangkap cumi
5. Kapan waktu & iklim terbaik untuk mancing cumi
6. Kapan waktu kalender bulan terbaik untuk mancing cumi
7. Tangkap & lepas – apakah cumi akan tetap hidup
8. Bagaimanakah cara terbaik untuk mematikan cumi secara manusiawi
9. Apa beda antara cumi dengan sotong
10. Dimana membeli umpan capela/udang2an
11. Berapa “batas tangkap” untuk cumi


Teknik mancing apa yang digunakan untuk menangkap cumi

Cumi dipancing dengan menggunakan 2 jenis umpan :
- Umpan buatan
- Tusukan cumi

Umpan buatan atau “udang2an“ sering terlihat seperti udang. Kadang2 terlihat seperti ikan kecil. Lihat contoh dibawah.


Tusukan cumi sebaliknya agak berbeda. Badan buatan yang seperti udang digantikan dengan sebuah besi/metal panjang sederhana. Ikan mati/hidup ditusukkan masuk kedalam dan dikunci dengan kawat atau senar pancing.

Tusukan cumi (liat dibawah) pada umumnya digunakan secara pasif dibawah sebuah pelampung. Udang2an biasanya dilempar & digulung menggunakan sebuah joran pancing.


Mancing cumi menggunakan umpan capela/udang2an merupakan cara yang paling menyenangkan untuk menangkap cumi. Juga lebih praktis karena tidak membutuhkan umpan yang berbau amis ikan.


Bagaimana cara memilih umpan capela/udang2an

Banyak pilihan warna untuk umpan capela yang digunakan, tergantung situasi & kondisi cuaca serta lokasi tempat mancing. Beberapa komentar yang sering terlontar :

“Saya akan menyarankan untuk menggunakan capela kecil warna Pink, ukuran 2.0 adalah favorit saya”. “Pink adalah warna keberuntungan saya tapi paling sering digunakan mincing saat malam. Warna favorit saya berikutnya adalah Oranye” .

“Saya pernah diberitahukan bahwa capela warna Biru dan Hijau adalah warna terbaik yang digunakan saat musim dingin dimana capela warna Pink dan Oranye adalah yang terbaik digunakan saat musim panas (ingat : tidak ada musim dingin di Indonesia. Ini kondisi 4 musim di benua Eropa). Beberapa capela bersinar di kegelapan (Glow In The Dark – GID) dan mereka memiliki penggemarnya sendiri. Saya tidak mempunyai banyak keberuntungan dengan capela GID ini”.

Beberapa capela memiliki mata pancing extra di tengah badannya. Capela “berduri” ini kelihatannya dapat berfungsi dengan baik. Bagaimanapun, Yo-Zuri (pabrikan capela terkenal) berpendapat bahwa “duri“ ini hanya akan menakuti cumi yang tenang dan menghasilkan tingkat penangkapan yang berkurang.


Bagaimana teknik “lempar & gulung” umpan capela

Beberapa komentar dari pemancing cumi :
“Saya suka menggunakan sebuah joran panjang dengan senar pancing ukuran 8-10 pounds. Jika capela anda cukup berat untuk menyelam sampai ke dasar laut kurang dari 10 detik, ikan capela langsung ke senar. Jika capela membutuhkan waktu yang sangat lama untuk tenggelam (jenis capela yang mengapung), maka gunakan timah pemberat sekitar 1 meter dari ujung senar yang dihubungkan dengan capela“.

“Lempar capela sejauh mungkin dan biarkan tenggelam sebentar. Jika ada cumi kecil di sekitarnya, mereka akan sangat penasaran untuk datang mendekat kepada umpan yang dilempar. Umumnya cumi yang berukuran lebih besar lebih banyak terdapat di lokasi yang lebih dalam“.

“Berikan beberapa sentakan pendek pada capela untuk mendapatkan perhatian dari cumi yang ada di sekitarnya. Jika anda mancing dibawah sorotan lampu yang terang, anda akan dapat melihat cumi mendekati capela. Jika seekor cumi mendekati capela dengan kecepatan tinggi, ini artinya sang cumi “tergila-gila“ dengan capela anda dan kemungkinan besar akan mencengkeram capela. Bersiaplah! Segera setelah anda melihat sang cumi mencengkeram capela, anda harus menggentak secara perlahan agar mata pancing tersangkut kemudian gulunglah reel secara perlahan sampai cumi mendekat ke jaring serok anda. Jangan biarkan senar kendur.... kalau tidak maka anda akan kehilangan cumi buruan! Saya rekomendasikan untuk menggunakan jaring serok karena seringkali cumi hanya terkait pada satu tentakelnya dan secepatnya anda berusaha untuk mengangkat mereka dari atas permukaan air mereka akan lepas dari capela. Saya harus akui walau bagaimanapun, seringkali saya tidak mau repot untuk membawa jaring serok dan hanya mengharapkan yang terbaik/keberuntungan. Untuk cumi yang berukuran sangat besar, saya kadang2 menepikannya dan mengambilnya dengan mencengkeram di bagian belakang kepalanya. Kemudian saya angkat dari atas permukaan air dengan tangan. Cara ini kelihatannya oke tapi hati2 jangan sampai tergigit oleh sang cumi!“

“Semoga sang cumi akan melepaskan tinta hitamnya didalam air tapi anda harus sangat berhati2 menangani cumi karena sepertinya tinta mereka tidak ada habis2nya.“

“Jika cumi tidak tergila-gila dengan capela anda, maka anda harus bekerja lebih extra lagi untuk menangkap mereka! Setelah melempar capela, berikan hentakan pendek beberapa kali lalu gulung senar selambat mungkin. Jika seekor cumi mendekat secara perlahan, anda dapat mencoba beberapa hal berikut :
- Biarkan capela tenggelam secara perlahan sampai cumi mencengkeramnya
- Berikan sebuah hentakan pendek pada capela dan tetap gulung senar secara perlahan

Jika cumi terlihat tidak bernafsu samasekali, anda kadang2 dapat membuat mereka bernafsu/tertarik dengan sebuah gulungan cepat yang berirama. Jika anda dapat membuat cumi mendekati capela secara cepat, maka peluang anda untuk berhasil akan semakin meningkat. Kadangkala gerakan menghentak hanya akan menakuti cumi, maka anda harus memperhatikan sang cumi dengan seksama untuk melihat reaksinya terhadap capela”.

“Seringkali cumi akan mengikuti capela dan menggapainya pada detik2 terakhir saat capela akan diangkat dari atas air. Jika sekelompok cumi mengikuti capela anda, maka peluang anda akan semakin baik karena persaingan ketat diantara mereka akan membuat cumi mencengkeram capela. Saya mendapatkan bahwa kadang2 seekor cumi pemalu akan lebih berupaya untuk mencengkeram sebuah capela jika capela digulung melewati suatu lokasi terang menuju suatu lokasi yang samar/gelap. Hal ini dapat terjadi jika memancing di atas suatu dermaga pada malam hari dibawah lampu penerangan buatan/lampu sorot. Lampu dermaga menerangi air mungkin sekitar 2 meter menjauh dari dermaga. Biasanya, air yang terdapat dibawah tiang dermaga dalam kondisi gelap. Arahkan capela menuju lokasi gelap ini dan seekor cumi pemalu kemungkinan besar akan memutuskan bahwa inilah saat terbaik untuk menyerang capela”.

“Cumi seringkali mengetes capela dengan menyentuhnya secara lembut/perlahan. Mereka sering melakukan ini dengan pertama kali mengejar capela dan berenang mensejajarinya. Mereka sering menggunakan tentakel mereka yang panjang untuk merasakan capela tapi tidak sesungguhnya mencengkeramnya. Saya sering mencoba (dengan tingkat keberhasilan yang kecil) untuk menggentaknya ketika cumi menyentuh capela. Kelihatannya, kalau cumi tidak benar2 “menginginkan” capela anda, maka anda akan frustasi mencoba untuk menangkap cumi pemalu ini”.


Dimana lokasi untuk menangkap cumi

Anda dapat mencobanya di suatu dermaga lokal, dari atas perahu atau dari karang2 pinggir pantai laut. Hindari memancing di lokasi dengan arus yang sangat deras karena cumi biasanya tidak bermain di lokasi seperti ini. Dasar laut harus memiliki gugusan rumput laut atau karang sebagai tempat berlindung cumi. Idealnya air laut harus berwarna cerah/bening, ada sedikit angin (angin darat bukan angin laut) dan kedalaman laut berkisar antara 2-6 meter. Jika mancing di atas dermaga, perhatikan bekas tinta (dari cumi) di lantai dermaga. Bekas tinta ini menunjukkan bahwa anda telah menemukan lokasi yang tepat untuk mancing cumi“.

“Saya lebih suka memancing dari karang pinggir laut karena saya tidak memiliki sebuah perahu. Saya pikir mancing dari atas perahu adalah yang terbaik. Sebuah perahu memberikan anda kesempatan untuk dapat menjangkau lokasi2 sulit dari gugusan karang sehingga akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Saya tidak lagi menyukai mancing dari atas dermaga karena terlalu banyak yang mancing sehingga terlalu mengganggu/bising dan saya pikir cuminya lebih pandai/curiga. Cumi yang curiga cenderung mengejar capela tapi tidak mau mencengkeramnya! Kecurigaan ini kemungkinan besar disebabkan oleh terlalu seringnya dipancing dan ratusan capela yang mereka lihat setiap hari! Saya tidak terlalu yakin. Yang saya tahu, bahwa cumi di lokasi yang lebih sulit untuk menjangkaunya akan lebih agresif dan lebih mudah untuk ditangkap“.


Kapan waktu & iklim terbaik untuk mancing cumi

Menurut Yo-Zuri, waktu terbaik untuk mancing cumi adalah saat pagi hari ( jam 6.00 – 9.00) dan menjelang malam (jam 18.00 – 21.00). “Saya sudah pernah mendapatkan hasil perolehan cumi terbaik dan terbesar pada pagi hari. Tapi saya biasanya malas dan hanya mancing cumi saat siang hari. Usahakan untuk mencapai lokasi saat matahari terbit dan mancing selama dua atau tiga jam jika anda tidak semalas saya!” Di karang2 tempat saya, cumi baru akan datang sekitar 20 menit sebelum gelap”.

Jika anda mancing di lokasi dengan lampu penerangan buatan seperti dermaga atau pelabuhan, maka anda harus mancing sepanjang malam! Cumi akan tertarik dengan sinar lampu yang terang. Mancinglah pada lokasi dermaga yang paling terang.

Waktu terbaik adalah pada musim semi dan musim panas (catatan : hanya untuk di Eropa yang terdapat 4 musim).“ Saya mendapatkan bahwa cumi cenderung kurang aktif jika kondisi terlalu dingin“.

“Kelihatannya mancing saat pasang tinggi adalah waktu yang paling produktif. Walaupun secara pribadi saya percaya bahwa kondisi cuaca dan kualitas air pada saat kita mancing adalah lebih penting dari pada teori pasang surut yang ada“.


Kapan waktu kalender bulan terbaik untuk mancing cumi

Apakah kalender bulan berpengaruh? Menurut nelayan komersil yang berburu cumi jarum/sotong, mereka mendapatkan hasil terbaik sekitar awal bulan (bulan baru). Cumi akan lebih mudah tertarik dengan cahaya lampu yang terang dari perahu pancing jika tidak ada bulan yang akan menarik perhatian mereka. Langit mendung cenderung menghalangi cahaya bulan dan ini juga dapat membantu meningkatkan frekuensi penangkapan.


Tangkap & lepas – apakah cumi akan tetap hidup

Jika anda secepatnya melepaskan cumi yang tidak diinginkan dan mengurangi waktu penanganannya (kurang dari 30 detik) maka cumi akan memiliki kesempatan untuk hidup yang lebih besar.


Bagaimanakah cara terbaik untuk mematikan cumi secara manusiawi

Cara terbaik untuk membinasakan seekor cumi salah satunya adalah dengan teknik “anastesi air dingin”. Setelah cumi diperoleh langsung masukkan kedalam tempat yang berisi es/air es sehingga sel sarafnya akan beku terlebih dahulu sebelum akhirnya cumi mati secara perlahan2.

Cara lainnya adalah dengan menggunakan alat yang khusus dibuat untuk membunuh cumi dengan cepat dan manusiawi (lihat foto terlampir).


Caranya adalah dengan memasukkan ujung alat tersebut kedalam mulut cumi sekitar 4-5 cm lalu putar alatnya kekiri atau kekanan. Ini akan mematikan cumi dengan cepat.

Alat lain yang dapat digunakan adalah seperti terlampir termasuk cara penggunaannya.




Apa beda antara cumi dengan sotong

Cumi/Semampar/Cumi Karang/Cumi Batu/Thorax (Cuttlefish)


Sotong/Cumi Jarum/Giant Humboldt (Calamari)



Dimana membeli umpan capela/udang2an

Capela dapat diperoleh di hampir semua toko pancing yang ada khususnya yang menjual peralatan pancing laut. Harganya bervariasi tergantung kualitasnya (ketahanan terhadap karat, keseimbangan horizontal dll) juga tergantung kepada penampilan fisik capela bagi pemancing. Capela dapat juga diperoleh melalui media online/internet seperti eBay, dll.


Berapa “batas tangkap” untuk cumi

Batas tangkap (bag limit) dan ukuran tangkap (size limit) biasanya berubah2 tergantung situasi dan kondisi wilayah setempat.

Batas Tangkap di Amerika :
Washington State – http://wdfw.wa.gov" ." .
Rhode Island – http://www.dem.ri.gov" ." .
California – http://www.dfg.ca.gov" ." .

Batas Tangkap di Australia :


Batas Tangkap di Indonesia : TIDAK ADA….!!!


Batam, 17 Januari 2009
Ichang - Rafac Batam

(Disarikan dari squidfish.net – Australia)


waduh...besar sekali itu Cumi-2 nya, ane kirain itu bantal Guling, he....he....

Kei 17-03-2009 12:08 PM

ahhhhhhhhhhh

lagi males mancing pakk,,

pengen makannya aja,,, hehuahuhuae

ichsan 19-03-2010 08:28 PM

nice info, pengen cepat2 rental boat, salam kenal


All times are GMT +7. The time now is 10:30 PM.

Powered by vBulletin® Version 3.6.4
Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.
Search Engine Friendly URLs by vBSEO 3.1.0 ©2007, Crawlability, Inc.
Komunitas Mancing Batam