Negek Singkat di MacgoBar 24 May 2011
Siang tadi di meja kerja saya kebetulan nampak seonggok lumut kering, entah lumut kapan saya juga tidak ingat yang jelas pastinya lebih dari 1 minggu yang lalu. Iseng-iseng saya lihat table jadwal mincing ikan baronang dan wis mantappp cocok dg jam makan siang saya ( 12:00-13:00 )

. Jam 11.30 saya prepare tegek yang memang selalu standby di bawah meja kerja saya, garong yg baru buat kemarin sore, air minum, senar dan pelampung cadangan.
Jam 12: 00 teng saya keluar dari kantor, dan bergegas beli nasi padang kuah rending andalan saya, lalu bergegas ke pelabuhan yang jaraknya +/- 5-10 menit dari kantor saya. Jam 12:15 saya sampai di lokasi, setting tegek Maguro Stalion -5 Mtr, pasang lumutnya dan cemplungin ke spot andalan. Sementara itu saya mencari tempat berteduh dan melakukan aktifitas makan siang. Seperti biasa ¾ nasi bagian saya dan ¼ lagi saya ikhlaskan untuk tabor bagi baronang target.
Jam 12:30 selesai makan siang saya cek umpan ternyata masih utuh, tak ada cowel dari target artinya mantappp,…pasukan kecil ( baronang susu / lingkis )ternyata udah pindah dari spot andalan. Bergegas saya tabor nasi dan pasang umpan,…tak lama ternyata pelampung andalan dari mbah dukun Erwin tampak naik turun antara seperti diterpa angin ( anginnya saat itu kencang ), begitu senar di bawah pelampung kendor langsung gentak,…joran melengkung dengan sempurna tarikan lumayan kuat ternyata baroanang tompel ukuran 5 jari yang naik.
Jam 12:40 saya cemplungin lagi umpan dan tak lupa nasi tabor kuah rending andalan. Kali ini getarannya sangat kuat hingga di kondisi arus dan angina yang kencang pun tanda-tanda umpan dimakan sangat ketara,…gentak jbreeett….ngiinggggg senar 0.3 surecatch kriptonit mendesing menahan perlawanan ikan yang kuat. Kali ini joran menukit lebih tajam bertanda ikannya lebih besar dari yang pertama. Sesekali tegek dibawa ke bawah, ke kiri, kanan dan saya memang sengaja untuk menahan saja tanpa memberikan perlawanan hingga baronang tompel ukuran 6 jari + menyerah dan menuju permukaan.
Jam 12.48 saya pasang umpan dan cemplungin lagi ke spot andalan,….tak udah butuh waktu lama,…pelampung bergoyang dan bergetar namun getarannya agak lain. Kadang bergetar kencang lalu diam lagi. Saya pasang ancang-ancang ( kuda-kuda ), tangan siaga di joran tegek andalan dan saat yang saya nantikan tiba, pelampung terayun-ayun diterpa angina tanda umpan diangkat ke atas oleh ikan target,..GENTAKKkk…jreettt sesaat joran melengkung diam tak ada perlawanan,……tiba-tiba tegek menukit ke bawah dan ikan lari kearah depan agak ke kiri,…..tarik ke kanan..ikan malah menunjam ke bawah seakan akan ingin mesuk ke celah-celah batu,…gawattt….situasi yang beresiko tinggi. Jika saya paksakan joran naik ke atas maka ada kemungkinan senar putus, joran patah atau ikan bisa terangkat. Akhirnya saya arahkan joran tegek kearah kiri dan tetap ikan masih kuat dan liar melawan menukik ke bawah,…saya tahan….tarikan ikan kali ini lebih kuat dan lebih liar dari yang tadi. Akhirnya begitu ada kesempatan dan ikan mulai lemas saya paksakan joran untuk naik,……BARONANG OKEK / BARONANG SISIK 7 Jari ternyata

. Pantaslah kalau tarikannya sangat liar dan kuat, baronang ini sering kali jika ada orang local tahu disebutnya kakap putih,…padahal sama sekali bukan, ini termasuk jenis Rabitfish karena cara makannya yang seperti kelinci, yang membedakan dg baronang jenis lain adalah ikan ini mempunyai sisik, sehingga jika fight ikan ini tak segan-segan atau takut untuk melarikan diri ke karang-karang.
Ternyata dari tadi banyak yang melihat aksi saya yakni para pekerja kapal, menyorakin saya he..he..he… kaya selebritis aja. Ayo mas, mancing lagi kata mereka,…udah ah,…cukup 3 ekor aja mas buat lauk nanti malam dan sarapan besok pagi. Saya sudahi acara mancing karena saya juga tak ingin over fishing, selain itu jam menunjukkan 12.55 tanda saya musti bergegas berangkat untuk masuk kerja lagi.
Saya ada beberapa foto dokumentasi, siapa yang bersedia untuk menguploadkan ya ? Akses internet di kantor terbatas, hingga tak bisa untuk upload gambar.
Salam Sakaw
R.I.O